Usaha Giling Tebu Masih Menguntungkan

petani tebu

Tebu merupakan bahan dasar pembuatan gula kristal. Tanaman ini banyak kita jumpai di daerah sekitar kita. Kebutuhan gula nasional pada april 2015 mencapai 5,7 juta per tahun (sindonews.com). Kebutuhan gula tersebut akan terus meningkat seiring pertambahan jumlah penduduk, perkembangan industri makanan dan minuman, hotel, restoran dan lain-lainnya.

Menurut Menteri Perindustrian Indonesia, Saleh Husin: produksi GKP (gula kristal putih) saat ini dihasilkan oleh 62 pabrik gula, dengan menggunakan bahan baku tebu. Dari 50 pabrik gula BUMN, GKP yang dihasilkan kurang dari 400 ton tebu/hari, dengan peralatan yang sudah sangat tua. “Efisiensi dan mutu gulanya relatif lebih rendah, sehingga perlu ditingkatkan kapasitasnya menjadi di atas skala keekonomian, yaitu lebih dari 6.000 ton tebu/hari,” kata dia.

Karena itu, menurut dia, perlu dikembangkan perkebunan tebu dan pabrik baru di luar Pulau Jawa, dengan kapasitas minimal 10.000 ton tebu/hari.  Namun demikian, Saleh mengungkapkan, masih ada permasalahan yang dihadapi dalam pembangunan pabrik baru dan ekstensifikasi lahan‎.  “Salah satunya, sulitnya mendapatkan lahan yang cocok dengan agroklimat tebu, seperti topografinya datar, iklimnya enam bulan basah dan enam bulan kering, irigasi bagus dan lainnya,” ujarnya.  Selain itu, juga dibutuhkan investasi sekitar Rp1,5 triliun sampai Rp2 triliun untuk membangun pabrik, dengan kapasitas giling sebesar 10.000 TCD (ton tebu/hari). “Untuk waktu pengembalian investasi, cukup lama, sekitar delapan sampai 10 tahun,” ungkap Saleh.‎ (berita di ekbis.sindonews.com, April 2015)

Ini merupakan peluang usaha yang cukup potensial, mengingat bahwa industri gula dalam negeri belum mampu memenuhi permintaan gula nasional. Peluang usaha di bidang pengolahan tebu nyatanya masih menguntungkan. Jika dalam skala makro besar diperlukan investasi/modal triliunan, maka untuk memulai usaha dalam skala menengah dan kecil yang tentunya modal tidak begitu besar. Usaha penggilingan tebu sebagai salah satu proses pembuatan gula, lebih berpotensi menghadirkan keuntungan yang lebih banyak daripada langsung menjual tebu dalam bentuk aslinya.

Penggilingan tebu pun cukup mudah dilakukan, anda hanya perlu memiliki mesin giling yang efisien dan handal digunakan dalam jangka panjang. Tentu hal tersebut, akan menghemat ongkos biaya produksi. Lalu mesin seperti yang anda harus cari? Ya inilah mesinnya…

mesin giling tebu

Itu merupakan Mesin Giling Tebu Stainless Steel sehingga, hasil olahannya dijamin aman untuk dikonsumsi. Selain itu mesin ini mampu menggiling tebu dengan cepat dan tepat. Inputan tebu yang dimasukkan akan langsung di “cengkram” oleh 3 silinder roston kuat sehingga tidak terpental keluar. Hasil penggilingan tebu optimal dengan didukung daya penggerak mesin berstandar nasional dan ISO 9000. Mesin ini tahan lama digunakan dalam jangka panjang, mudah dalam pemeliharaan, dan praktis dalam penggunaan. Harga sangat terjangkau. Informasi dan pemesanan silahakn hubungi 082137573003.

Saatnya petani tebu Indonesia lebih maju, dengan mesin giling tebu berkualitas dari Kembar Teknika.